Apa yang terjadi saat bayi di USG ?




Lihat Wajah Bayi di dalam Kandungan Lewat USG 4D
--------------------------------------------------------------------------------

Perkembangan teknologi kedokteran se-makin pesat. Setelah ultrasonography tiga dimensi (USG 3D) digunakan untuk me-mantau kondisi janin dalam kandungan ibu, kini diperkenalkan USG 4D (empat dimensi).

Kecanggihan USG 4D yang lebih akurat dari 3D saat ini telah dapat dinikmati oleh para calon orang tua di kota-kota besar di Indonesia. USG 4D memang merupakan pengembangan dari 2D dan 3D.

Secara prinsip, fungsi USG 4D sama dengan 3D. Bedanya, kalau detail 3D mencakup lebar, panjang, dan kedalaman, pada USG 4D ditambah satu dimensi lagi yakni dimensi waktu (gerak). Jadi USG 4D bisa dibilang USG 3D realtime atau bergerak.

Yang menjadi fitur utama pada USG 4D adalah calon orangtua dapat mengetahui permukaan anatomi bayi secara lebih jelas, mulai wajah hingga kelengkap-an anggota badan. Itu sebab-nya, wajah si jabang bayi pun akan tampak jelas melalui USG 4D. Bagaimana mimiknya, sedang gem-bira atau sedih? Apakah rambut dan kukunya mulai tumbuh? Adakah ciri-ciri istimewanya seperti lesung pipit? Semua dapat dipantau lewat USG 4D. Selain itu dapat dilihat juga apa aktivitas si bayi saat USG dilakukan, seperti menghisap ibu jari, menguap, mengerutkan dahi, dan se-bagainya.

Keunggulan USG 4D yang lain adalah pemeriksaan Doppler. Pemeriksaan Doppler juga sudah bisa dilakukan melalui USG 2D, tapi pada 4D akan terlihat lebih jelas. Pemeriksaan ini berguna untuk melihat arus pembuluh darah janin. Dokter bisa menganalisa apakah janin mendapat cukup suplai darah atau tidak, dan apakah janin tumbuh sesuai usianya atau tidak. Bahkan sejak usia janin 29 minggu, dokter bisa memperkirakan apakah calon ibu akan meng-alami pre-eklampsia (kenaikan tekanan darah), melalui pemeriksaan aliran darah ini.

Melalui USG 4D, pemeriksaan jantung janin juga bisa dilakukan. Kelebihan alat ini adalah bisa menganalisis jantung janin dengan tampilan yang jelas, bisa bergerak, diperlambat geraknya, diputar, atau diperbesar. Gambar yang muncul pun adalah gambar jantung utuh dengan katup yang membuka dan menutup, sehingga terlihat rongga, katup dan sebagainya.

USG 4D sebaiknya dilakukan pada saat usia kandungan 22-32 minggu karena pada usia tersebut wajah bayi dalam kandungan udah bisa ditangkap dengan bagus. Calon orangtua dapat meminta rekaman USG tersebut disimpan di CD ROM atau VCD. Biasanya paket USG 4D mencakup sebuah rekaman rekaman aktivitas bayi dalam kandungan saat USG dilakukan. Calon orangtua dapat memutar ulang rekaman tersebut selayaknya nonton film di rumah. Rekaman itu juga bisa menjadi dokumentasi bagi si anak, sehingga saat ia besar nanti, ia bisa melihat dirinya sendiri saat masih di perut ibunya.

Berbahayakah pemeriksaan USG terhadap janin? USG sudah direkomendasikan aman dan tidak ada efek negatif yang timbul, karena pemeriksaan USG menggunakan gelombang suara. Prinsipnya, mesin USG bekerja dengan cara memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi (1-5 Megahertz) ke tubuh pasien melalui transducer probe (alat pemeriksa). Gelombang suara ini menembus tubuh dan mengenai batas-batas antar jaringan, misalnya antara cairan dan otot, serta antara otot dan tulang. Sebagian gelombang suara ini dipantulkan kembali ke probe, sebagian lain terus menembus bagian tubah lainnya sampai kemudian juga dipantulkan. Gelombang-gelombang suara pantulan ini ditangkap kembali oleh probe dan diteruskan ke mesin USG, yang akan menghitung berapa jarak jaringan pemantul dengan probe berdasarkan kecepatan suara di dalam jaringan. Lalu mesin USG menampilkan jarak dan intensitas pantulan gelombang suara itu di layar dalam bentuk gambar empat dimensi (panjang, lebar, dalam, gerak). Hasil pencitraan itu bisa di-print atau disimpan dalam hard disk, flashdisk, atau CD.

Yang perlu dicermati adalah peningkatan gelombang pada saat menggunakan arus Doppler tinggi (power Doppler). Jadi, peng-gunaan power Doppler, yang biasa digunakan untuk melihat arus pembuluh darah janin, tidak boleh berlebihan (terlalu lama) dan harus dilakukan oleh yang ahli. Pemakaian power Doppler yang terus-menerus dalam waktu lama (lebih dari setengah jam) bisa menimbulkan gangguan pada sistem pendengaran janin.

Pada prinsipnya pemeriksaan dengan USG 4D sama dengan 2D atau 3D. Idealnya, pemeriksaan dapat dilakukan sebulan sekali untuk mengikuti perkembangan janin, tapi karena biaya USG 4D cukup mahal, sebaiknya dilakukan bertahap minimal tiga kali selama masa kehamilan, yakni sekali pada trisemester pertama, pada trisemester kedua, dan sekali lagi pada trisemester ketiga.

Jika Anda adalah calon orangtua yang berbahagia yang sedang menantikan calon buah hati, Anda dapat mengunjungi rumah sakit atau klinik di kota Anda untuk menanyakan fasilitas USG 4D ini. Selamat melihat wajah buah hati Anda. (lik)



Fungsi Rahim
Selama masa kehamilan, rahim adalah rumah tempat janin tumbuh dan berkembaqng selama sekitar 9 bulan.

Apa Yang Dimaksud Dengan USG?

Sepanjang kehamilan, pengembangan dan pertumbuhan janin tersebut dapat dimonitor oleh USG. USG adalah suatu alat yang mampu mendeteksi tumbuh kembang janin dalam kandungan melalui pemakaian gelombang suara frekuensi tinggi.

Bagaimana USG bekerja?
Suatu transduser ditempatkan menempel dan menghadap kulit pada abdomen dan dengan lemah-lembut selagi USG itu memancarkan gelombang suara bebas bahaya ke dalam tubuh. Gelombang suara mencerminkan, atau gema, batal struktur-struktur di dalam abdomen, seperti janin.

Menginterpretasikan USG

Isyarat-isyarat gelombang suara ditafsirkan oleh suatu komputer dan mempertunjukkan di suatu monitor. Dengan gambaran-gambaran ini, dokter itu dapat menguji janin dan mengevaluasi kemajuan tentangnya pengembangan janin tersebut